Pengertian Turunan Dan Sifat-Sifatnya Bersama Contoh Soalnya
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Pengertian Turunan
Turunan fungsi( diferensial ) adalah fungsi lain dari suatu fungsi sebelumnya, misalnya fungsi f menjadi f' yang mempunyai nilai tidak beraturan. Konsep turunan sebagai bagian utama dari kalkulus dipikirkan pada saat yang bersamaan oleh Sir Isaac Newton( 1642 – 1727 ), ahli matematikadan fisikabangsa Inggris dan Gottfried Wilhelm Leibniz( 1646 – 1716 ), ahli matematika bangsa Jerman. Turunan ( diferensial ) digunakan sebagai suatu alat untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam Geometri dan Mekanika.
Konsep turunan fungsi secara universal banyak sekali digunakan dalam bidang ekonomi untuk menghitung biayamarjinal, biaya total atau total penerimaan, dalam bidang biologi untuk menghitung laju pertumbuhan organisme, dalam bidang fisika untuk menghitung kepadatan kawat, dalam bidang kimia untuk menghitung laju pemisahan, dalam bidang geografi dan sosiologi untuk menghitung laju pertumbuhan penduduk dan masih banyak lagi.
Sir Isaac Newton(1642 - 1727), salah satu ahli yang mencetuskan penggunaan turunan pada bidang matematika.
Sifat Turunan
1. Jika f(x)=c dimana c adalah konstanta, maka turunannya adalahf′(x)=0
7. Jika f(x)=u(x)v(x) maka turunannya adalahf′(x)=u′(x)v(x)+u(x)v′(x)
Contoh:f(x)=x4x3Misalkan u(x)=x4 dan v(x)=x3, maka u′(x)=4x3 dan v′(x)=3x2, sehinggaf′(x)=(4x3)(x3)+(x4)(3x2)=4x6+3x6=7x6
8. Jika f(x)=v(x)u(x) maka turunannya adalahf′(x)=(v(x))2u′(x)v(x)−u(x)v′(x)
Contoh:f(x)=x3x4Misalkan u(x)=x4 dan v(x)=x3, maka u′(x)=4x3 dan v′(x)=3x2, sehinggaf′(x)=(x3)2(4x3)(x3)−(x4)(3x2)=x64x6−3x6=1
9. Jika f(x)=u(x)n maka turunannya adalahf′(x)=n(u(x))n−1u′(x)
Contoh:f(x)=(2x+x2)4Misalkan u(x)=2x+x2, sehingga u′(x)=2+2x, makaf′(x)=4(2x+x2)3(2+2x)
Sifat-sifat Turunan Logaritma Natural
f(x)f(x)=clogx=clogg(x)→→f′(x)=x1.clogef′(x)=g(x)g′(x).clogedimana e adalah bilangan euler yang nilainya adalah e=2,7182818.
Sifat-sifat Turunan Logaritma
f(x)f(x)f(x)f(x)f(x)f(x)=sinx=cosx=tanx=cotx=secx=cscx→→→→→→f′(x)=cosxf′(x)=−sinxf′(x)=sec2xf′(x)=−csc2xf′(x)=secx.tanxf′(x)=−cscx.cotxPerluasan Turunan Fungsi Trigonometrif(x)f(x)f(x)f(x)f(x)f(x)=sing(x)=cosg(x)=tang(x)=cotg(x)=secg(x)=cscg(x)→→→→→→f′(x)=g′(x).cosg(x)f′(x)=g′(x).−sing(x)f′(x)=g′(x).sec2g(x)f′(x)=g′(x).−csc2g(x)f′(x)=g′(x).secg(x).tang(x)f′(x)=g′(x).−cscg(x).cotg(x)
Contoh Soal
Soal Nomor 1 Apabila f(x)=x2−1x+1, maka f′(x)=⋯⋅ A. x−x−2 B. x+x−2 C. 2x+x−2+1 D. 2x−x−2+1 E. 2x+x−2
Pembahasan
Gunakan aturan turunan dasar. f(x)=x2−1x+1=x2−x−1+1f′(x)=2x2−1−(−1)x−1−1+0=2x+x−2 Jadi, hasil dari f′(x)=2x+x−2 (Jawaban E)
[collapse]
Soal Nomor 2 Jika g(x)=1x+x3−√2x, maka g′(x)=⋯⋅ A. −1x2+3x2−1√2x B. −x3+3x2+12√2x C. 1x2+x2−2 D. 1x2+3x2−2 E. 1x2+3x2+12√2x
Pembahasan
Gunakan aturan turunan dasar. g(x)=1x+x3−√2x=x−1+x3−√2x1/2g′(x)=−1x−1−1+3x3−1−√2⋅12x1/2−1=−x−2+3x2−12√2x−1/2=−1x2+3x2−√22√x=−1x2+3x2−1√2x∗ Catatan: ∗√22=1√2 Jadi, hasil dari g′(x)=−1x2+3x2−1√2x (Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 3 Jika R(t)=t√t+1t√t, maka dR(t)dt sama dengan ⋯⋅ A. 32√t+32√t B. 32√t−32√t C. 32√t−32t2√t D. 23√t−1t2√t E. 32√t+1t2√t
Pembahasan
Diketahui R(t)=t√t+1t√t=t⋅t1/2+1t⋅t1/2=t3/2+t−3/2 Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh dR(t)dt=32t3/2−1−32t−3/2−1=32t1/2−32t−5/2=32√t−32t2√t Jadi, hasil dari dR(t)dt=32√t−32t2√t (Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 4 Turunan pertama dari f(x)=4x−3−6x adalah f′(x). Nilai dari f′(1) adalah ⋯⋅ A. −5 C. 4 E. 10 B. 2 D. 5
Pembahasan
Gunakan aturan turunan dasar untuk mencari turunan pertama dari fungsi f(x). f(x)=4x−3−6x=4(x−3u)−1−6x−1f′(x)=4(−1)(x−3)−2⋅1u′−6(−1)x−2=−4(x−3)2+6x2Substitusi x=1 dan kita akan peroleh f′(1)=−4((1)−3)2+6(1)2=−44+61=−1+6=5 Jadi, nilai dari f′(1)=5 (Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 5 Turunan pertama dari H(x)=x2/3(4x−5) adalah ⋯⋅ A. 203√x23+1033√x B. 203√x23−1033√x C. 103√x3−2033√x D. −203√x23−1033√x E. 4x−533√x−43√x
Pembahasan
Diketahui H(x)=x2/3(4x−5)=4x2/3⋅x−5x2/3=4x5/3−5x2/3 Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh H′(x)=4⋅53⋅x5/3−1−5⋅23⋅x2/3−1=203x2/3−103x−1/3=203√x23−1033√x Jadi, turunan pertama dari H(x) adalah 203√x23−1033√x (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 6 Diberikan f(r)=2r32−2r12. Nilai f′(1) sama dengan ⋯⋅ A. 0 C. 2 E. 5 B. 1 D. 4
Pembahasan
Diketahui f(r)=2r32−2r12. Dengan menggunakan aturan turunan dasar, turunan pertama fungsi f(r) adalah f′(r)=2⋅32r32−1−2⋅12r12−1=3r12−r−12=3√r−1r Untuk r=1, didapat f′(1)=3√1−11=3−1=2 (Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 7 Diketahui y=13x3−32x2+2x−6. Nilai x yang membuat y′=0 adalah ⋯⋅ A. −1 atau 1 D. 1 atau 2 B. −1 atau 0 E. 1 atau 3 C. 0 atau 2
Pembahasan
Diketahui y=13x3−32x2+2x−6. Turunan pertama dari y adalah y′=13(3)x2−32(2)x+2−0=x2−3x+2 Misalkan y′=0, maka kita peroleh x2−3x+2=0(x−2)(x−1)=0x=2ataux=1 Jadi, nilai x yang membuat y′=0 adalah 1 atau 2. (Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 8
Jika f(m)=4+4√m3+33√m2, maka nilai f′(1)=⋯⋅ A. 114 C. 74 E. 14 B. 94 D. 54
Pembahasan
Diketahui f(m)=4+4√m3+33√m2=4+m3/4+3m2/3 Turunan pertama dari f(m) adalah f′(m)=0+34m3/4−1+3⋅23m2/3−1=34m−1/4+2m−1/3=344√m+23√m Untuk m=1, diperoleh f′(1)=344√1+23√1=34+2=114 Jadi, nilai dari f′(1)=114 (Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 9 Jika turunan pertama dari y=(x2+1)(x3−1) adalah y′=ax4+bx2+cx dengan a,b,c∈Z, maka nilai dari abc=⋯⋅ A. −60 C. 0 E. 60 B. −30 D. 30
Pembahasan
Diketahui y=(x2+1)(x3−1)=x5−x2+x3−1 Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh y′=5x5−1−2x2−1+3x3−1−0=5x4−2x+3x2=5x4+3x2−2x Karena itu, kita peroleh a=5, b=3, dan c=−2. Catatan: Z menyatakan simbol untuk himpunan bilangan bulat. Jadi, abc=5(3)(−2)=−30 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 10 Turunan pertama dari f(x)=x2(3x−1)3 adalah ⋯⋅ A. x(15x+2)(3x−1)2 B. x(15x−2)(3x−1)2 C. x(9x+2)(3x−1)2 D. x(18x+2)(3x−1)2 E. x(18x−2)(3x−1)2
Pembahasan
Diketahui f(x)=x2(3x−1)3. Gunakan aturan turunan dasar (terutama aturan hasil kali) dan aturan rantai. Misalkan u=x2⟹u′=2xv=(3x−1p)3⟹v′=3(3x−1)2(3p′)=9(3x−1)2Dengan aturan hasil kali dalam turunan, kita peroleh f′(x)=u′v+uv′=(2x)(3x−1)3+(x2)(9(3x−1)2)=(3x−1)2(2x(3x−1)+9x2)=(3x−1)2(6x2−2x+9x2)=(3x−1)2(15x2−2x)=x(15x−2)(3x−1)2 Jadi, turunan pertama dari f(x) adalah x(15x−2)(3x−1)2 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 11 Jika y=x√2x2+3, maka dydx=⋯⋅ A. (4x2−3)(2x2+3)−1/2 B. (4x2+3)(2x2+3)−1/2 C. 2x(2x2+3)(2x2+3)−1/2 D. x(2x+3)(2x2+3)−1/2 E. (2x2+3)1/2
Pembahasan
Diketahui y=x√2x2+3=√x2(2x2+3)=√2x4+3x2=(2x4+3x2u)1/2 Dengan menggunakan aturan rantai, diperoleh turunan pertama y, yaitu dydx=12(2x4+3x2)−1/2⋅(8x3+6xu′)=12(2(4x3+3x))(2x4+3x2)−1/2=(4x3+3x)(2x4+3x2)−1/2=x(4x2+3)⋅1x(2x2+3)−1/2=(4x2+3)(2x2+3)−1/2 Jadi, hasil dari dydx=(4x2+3)(2x2+3)−1/2 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 12 Jika f(x)=√x+2x−1 dengan x≠1, maka f′(x)=⋯⋅ A. 6x−6√(2x−1)3 B. −32(x−1)3/2√x+2 C. 2x√1−x2−x(x2+3)√1−x2 D. −94√(3x+2)3 E. 3x2−42√x3−4x
Pembahasan
Diketahui f(x)=
⎷x+2x−1p. Pertama, kita akan mencari turunan dari p terlebih dahulu menggunakan aturan hasil bagi. Misalkan: u=x+2⟹u′=1 v=x−1⟹v′=1 Turunan dari p adalah p′=u′v−uv′v2=1(x−1)−(x+2)(1)(x−1)2=x−1−x−2(x−1)2=−3(x−1)2 Sekarang, akan dicari turunan f(x) menggunakan aturan rantai. f(x)=⎛⎜
⎜
⎜⎝x+2x−1p⎞⎟
⎟
⎟⎠1/2⟹f′(x)=12(x+2x−1)−1/2⋅−3(x−1)2p′=12⋅√x−1x+2⋅−3(x−1)2=−32(x−1)3/2√x+2Jadi, f′(x)=−32(x−1)3/2√x+2 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 13 Diketahui f(x)=|x|. Jika turunan pertamanya adalah f′(x), maka nilai dari f′(999)=⋯⋅ A. 0 C. 1999 E. 999 B. 1 D. 2
Pembahasan
Diketahui y=f(x)=|x|. Akan dicari turunan dari y. y=|x|Kuadratkankedua ruasy2=x22ydydx=2xdydx=xy=x|x|. Untuk x=999, diperoleh f′(999)=999|999|=1 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 14 Turunan pertama dari y=(2x+1)5(x+1) ditulis sebagai dydx. Jika dydx=(ax+b)4(cx+d) dengan a,b,c,d bilangan bulat positif, maka nilai dari a+b+c+d=⋯⋅ A. 20 C. 26 E. 29 B. 24 D. 27
Pembahasan
Diketahui y=(2x+1)5(x+1). Gunakan aturan turunan dasar (terutama aturan hasil kali) dan aturan rantai. u=(2x+1p)5⟹u′=5(2x+1)4(2p′)=10(2x+1)4v=x+1⟹v′=1Dengan aturan hasil kali dalam turunan, kita peroleh y′=u′v+uv′=10(2x+1)4(x+1)+(2x+1)5(1)=(2x+1)4(10(x+1)+(2x+1))=(2x+1)4(10x+10+2x+1)=(2x+1)4(12x+11) Karena diketahui y′=dydx=(ax+b)4(cx+d), maka kita dapatkan a=2, b=1, c=12, dan d=11, sehingga a+b+c+d=2+1+12+11=26 (Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 15 Turunan pertama dari invers fungsi f(x)=x−12 adalah df−1(x)dx=⋯⋅ A. −2 C. −12 E. 2 B. −1 D. 12
Pembahasan
Diketahui f(x)=x−12. Pertama, akan dicari invers fungsi f(x) terlebih dahulu. Misalkan f(x)=y. y=x−122y=x−12y+1=x2y+1=f−1(y)2x+1=f−1(x) Jadi, invers fungsi f(x) adalah f−1(x)=2x+1. Turunan pertamanya dapat dicari dengan menggunakan aturan dasar turunan, yaitu df−1(x)dx=2 (Jawaban E)
[collapse]
Soal Nomor 16 Invers dari turunan pertama fungsi f(x)=3x2+4x−2 adalah ⋯⋅ A. x−46 D. 6x+4 B. x+46 E. x−4x+4 C. 6x−4
Pembahasan
Diketahui f(x)=3x2+4x−2. Pertama, kita akan mencari turunan pertamanya dulu. f′(x)=3(2)x2−1+4(1)x1−1−0=6x+4 Selanjutnya, kita akan mencari invers dari f′(x)=6x+4. Misalkan f′(x)=y sehingga \begin{aligned} y & = 6x + 4 \\ y-4 & = 6x \\ x & = \dfrac{y-4}{6} \\ f^{-1}'(y) & = \dfrac{y-4}{6} \\ f^{-1}'(x) & = \dfrac{x-4}{6} \end{aligned} Jadi, invers dari turunan pertama f(x) adalah x−46 (Jawaban A)
Soal Nomor 17 Jika P(x)=3√x, maka P(x)−3xP′(x) sama dengan ⋯⋅ A. 0 C. 23√x E. x3√x B. 1 D. 33√x
Pembahasan
Diketahui P(x)=3√x=x1/3. Turunan pertama dari P(x) adalah P′(x)=13x1/3−1=13x−2/3. Dengan demikian, P(x)−3xP′(x)=3√x−3x⋅13)x−2/3=3√x−x−2/3+1=3√x−3√x=0 Jadi, hasil dari P(x)−3xP′(x)=0 (Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 18 Jika f(x−32x+1)=x2+x−2, maka nilai dari f′(1)=⋯⋅ A. −49 C. 0 E. 49 B. −7 D. 7
Pembahasan
Diketahui f(x−32x+1)=x2+x−2. Pertama, kita cari turunan dari p=x−32x+1 menggunakan aturan hasil bagi. Misalkan: u=x−3⟹u′=1 v=2x+1⟹v′=2 Dengan demikian, p′=u′v−uv′v2=1(2x+1)−(x−3)(2)(2x+1)2=2x+1−2x+6(2x+1)2=7(2x+1)2 Dengan menggunakan aturan rantai, kita akan mencari turunan dari f(x). f⎛⎜
⎜
⎜⎝x−32x+1p⎞⎟
⎟
⎟⎠=x2+x−2⟹f′(x−32x+1)⋅7(2x+1)2p′=2x+1 Kita akan mencari nilai f′(1), yang berarti x−32x+1=1x−3=2x+1x=−4 Substitusi x=−4 pada f′(x−32x+1)⋅7(2x+1)2=2x+1 dan kita akan memperoleh f′(−4−32(−4)+1)⋅7(2(−4)+1)2=2(−4)+1f′(1)⋅749=−7f′(1)=−7×7=−49 Jadi, nilai dari f′(1)=−49 (Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 19 Jika (f∘g)′(x)=(g∘f)′(x), g(2)=g′(2)=2 dan f(2)=1, maka nilai dari g′(1)=⋯⋅ A. 1 C. 3 E. 5 B. 2 D. 4
Pembahasan
Diberikan: g(2)=g′(2)=2 dan f(2)=1. Gunakan aturan rantai. (f∘g)′(x)=(g∘f)′(x)[f(g(x))]′=[g(f(x))]′f′(g(x))⋅g′(x)=g′(f(x))⋅f′(x) Sekarang, substitusi x=2. f′(g(2))⋅g′(2)=g′(f(2))⋅f′(2)f′(2)⋅2=g′(1)⋅f′(2)2=g′(1) Jadi, nilai dari g′(1)=2 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 20 Laju perubahan fungsi f(x)=(x2−3)2 pada x=2 adalah ⋯⋅ A. 8 C. 5 E. 1 B. 6 D. 2
Pembahasan
Diketahui f(x)=(x2−3)2=x4−6x2+9. Laju perubahan fungsi pada saat x=2 dinyatakan oleh nilai turunan pertama f(x) saat x=2, atau secara matematis, f′(2). Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh f(x)=4x4−1−6(2)x2−1+0=4x3−12x Untuk x=2, diperoleh f′(2)=4(2)3−12(2)=32−24=8 Jadi, laju perubahan fungsi f(x) pada saat x=2 adalah 8 (Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 21 Sebuah persegi dengan sisi x memiliki luas f(x). Nilai f′(6) adalah ⋯⋅ A. 36 C. 10 E. 6 B. 12 D. 8
Pembahasan
Luas persegi itu dinyatakan oleh f(x)=x⋅x=x2. Turunan pertama f(x) adalah f′(x)=2x. Substitusi x=6 dan kita akan memperoleh f′(6)=2(6)=12 (Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 22 Besar populasi di suatu daerah t tahun mendatang ditentukan oleh persamaan p(t)=103t2−5⋅102t+106. Laju pertambahan penduduk 5 tahun mendatang adalah ⋯⋅ A. 10.500 jiwa per tahun B. 10.000 jiwa per tahun C. 9.500 jiwa per tahun D. 9.000 jiwa per tahun E. 8.500 jiwa per tahun
Pembahasan
Diketahui p(t)=103t2−5⋅102t+106. Laju pertambahan penduduk 5 tahun mendatang dinyatakan oleh nilai turunan pertama p(t) saat t=5. Turunan pertamanya adalah p′(t)=103(2)t−5⋅102 Substitusi t=5 dan kita akan memperoleh p′(5)=103(2)(5)−5⋅102=10.000−500=9.500 Jadi, laju pertambahan penduduk 5 tahun mendatang adalah 9.500jiwa/tahun (Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 23 Dua bilangan bulat m dan n memenuhi hubungan 2m−n=40. Nilai minimum dari p=m2+n2 adalah ⋯⋅ A. 320 D. 260 B. 295 E. 200 C. 280
Pembahasan
Diketahui 2m−n=40. Persamaan di atas dapat ditulis menjadi n=2m−40. Karena p=m2+n2, maka p=m2+(2m−40)2=m2+(4m2−160m+1600)=5m2−160m+1600 Agar p minimum, turunan pertama p terhadap variabel m harus bernilai 0. dpdm=010m−160=010m=160m=16 p akan minimum saat m=16. Ini berarti, nilai p=5m2−160m+1600=5(16)2−160(16)+1600=1280−2560+1600=320 Jadi, nilai minimum dari p adalah 320 (Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 24 Jumlah dua bilangan p dan q adalah 6. Nilai minimum dari 2p2+q2=⋯⋅ A. 12 C. 20 E. 32 B. 18 D. 24
Pembahasan
Diketahui p+q=6. Persamaan di atas dapat ditulis menjadi q=6−p. Misalkan z=2p2+q2, maka z=y2+(6−p)2=2p2+(36−12p+p2)=3p2−12p+36 Agar z minimum, turunan pertama z terhadap variabel p harus bernilai 0. dzdp=06p−12=06p=12p=2 z akan minimum saat p=2. Ini berarti, nilai z=3p2−12p+36=3(2)2−12(2)+36=12−24+36=24 Jadi, nilai minimum dari 2p2−q2 adalah 24 (Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 25 Jumlah 2 bilangan bulat positif x dan y adalah 18. Nilai maksimum dari xy adalah bilangan dua-digit ¯¯¯¯¯ab. Hasil dari a×b=⋯⋅ A. 0 C. 12 E. 24 B. 8 D. 16
Pembahasan
Diketahui x+y=18. Persamaan di atas dapat ditulis menjadi y=18−x. Misalkan z=xy, maka z=x(18−x)=18x−x2 Agar z maksimum, turunan pertama z terhadap variabel x harus bernilai 0. dzdx=018−2x=02x=18x=9 z akan maksimum saat x=9. Ini berarti, nilai z=18x−x2=18(9)−(9)2=9(18−9)=81 Jadi, nilai maksimum dari xy adalah ¯¯¯¯¯ab=81, artinya a=8 dan b=1 sehingga a×b=8×1=8 (Jawaban B)
Materi Pembelajaran Matematika Yang Disukai Pada Semester Tahun Ini Materi Matematika Favorit Dinda Az Zahra Fitri Noviyanda (10) X IPS 3 hallo teman - teman semua... aku salah satu murid SMAN 63 Jakarta dan aku juga salah satu murid dari Bu Liza guru matematika di SMAN 63 Jakarta. Disini aku mau cerita tentang materi pelajaran matematika selama aku duduk di kelas 10. Memang benar materi pelajaran matematika nya semakin sulit, banyak rumus yang harus dihapal, soal - soal yang semakin ribet dan sulit, dan juga terkadang tidak mendapatkan jawaban dari soal yang di kerjakan. Jujur hal itu yang buat aku kadang gak suka sama matematika. Tapi percaya lah dulu aku sangat gemar matematika. Matematika menjadi salah satu pelajaran yang sangat aku sukai, tetapi saat aku mulai naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi materi matematika pun tingkat kesusahannya juga semakin menigkat. Materi matematika saat ini yang aku gemari adalah 'TRIGO...
Contoh Soal Pilihan Ganda dan Pembahasannya yang Berkaitan dengan Turunan dalam Kehidupan Sehari-hari (Kontekstual) 1. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = f (x) = 5x² – 3x di titik (2, 14) adalah. . . a. y = 17x - 20 b. y = 15x - 17 c. y = 16x - 14 d. y = 20x - 19 e. y = 25x - 20 Jawaban : Jadi, jawabannya A 2. Tentukan koordinat titik singgung dari garis singgung kurva y = f ( x ) = 3x² – 3x + 1 yang bergradien 15 adalah . . . Jawaban : a. T(1,8) b. T(3,19) c.T(6,27) d.T(9,32) e.T(12,42) Jadi, jawabannya B 3. Tentukan persamaan garis singgung kurva f(x) = x² + 2x – 3 yang sejajar garis y = -2x + 5 adalah. . . Jawaban : a. y = -7x - 12 b. y = -6x - 3 c. y = -2x - 7 d. y = -5x - 10 e. y = -10x - 9 Jadi, jawabannya C 4. Tentukan persamaan garis singgung kurva f ( x ) = x² + 4x + 2 yang tegak lurus garis x – 2y + 6 = 0 adalah . . . Jawaban : a. y = -x + 2 b. y = -5x + 3 c. y = -10x + 5 d. y = -2x + 1 e. y = -4x + 8 Jadi, jawabannya D 5. Fungsi ...
Komentar
Posting Komentar